Rado Benteng Ambon Gelar Turnamen Domino, Pemkot dan ORADO Maluku Dorong Pengembangan Domino Terstruktur

banner 120x600

Ambon,Kilasnusantaranews.com — Tim Raja Domino (Rado) Benteng Kota Ambon menggelar Open Tournament domino di halaman Kantor Koperasi Kredit Union Mario, Jalan dr. Kayadoe, Benteng, Rabu (1/4). Kegiatan ini bertujuan mendorong pengembangan olahraga domino secara lebih terstruktur sekaligus membina generasi muda.

Sebanyak 24 pasangan peserta mengikuti turnamen yang menjadi ajang kompetisi terbuka sekaligus ruang interaksi sosial berbasis sportivitas dan kebersamaan.

Mewakili Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat Rustam Simanjuntak menegaskan pentingnya aktivitas positif seperti olahraga dalam membangun kesadaran sosial dan kesehatan mental pemuda. Menurutnya, domino kini berkembang menjadi sarana komunikasi sosial yang mempererat hubungan masyarakat dan menanamkan nilai sportivitas.

“Pemerintah Kota Ambon berkomitmen mendukung pengembangan potensi pemuda, termasuk melalui olahraga domino yang mulai diarahkan sebagai cabang olahraga prestasi,” ujarnya, menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi pembangunan masyarakat sehat, aman, dan produktif serta melahirkan atlet berprestasi hingga tingkat provinsi dan nasional.

Ketua Panitia Stev Tomasila menyampaikan bahwa turnamen ini merupakan langkah awal membangun ekosistem olahraga domino yang terarah, kompetitif, dan berkelanjutan di Kota Ambon. “Turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tetapi bagian dari upaya membangun sistem pembinaan yang lebih terstruktur bagi generasi muda,” katanya.

Dukungan juga datang dari Federasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Maluku. Sekretaris Pengprov ORADO Maluku M. Fahrul Kaisuku menyatakan bahwa ORADO berperan menghimpun dan membina olahraga domino agar berkembang secara terstruktur dan profesional. Saat ini, ORADO telah terbentuk di 11 kabupaten/kota di Maluku melalui pengurus cabang.

“Kegiatan ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan, menjunjung sportivitas, serta mendorong domino sebagai cabang olahraga prestasi,” ujarnya. ORADO juga melakukan pendampingan dalam penyelenggaraan, termasuk pembinaan wasit dan sosialisasi teknis permainan sesuai standar resmi.

Hadiah disiapkan bagi para pemenang: juara pertama mendapatkan Rp500 ribu dan beras 25 kilogram, juara kedua Rp400 ribu dan beras 20 kilogram, serta juara ketiga Rp300 ribu dan beras 15 kilogram.

Turnamen berlangsung dalam suasana kompetitif namun penuh kebersamaan, diharapkan menjadi agenda rutin sekaligus barometer pembentukan klub domino di Kota Ambon serta melahirkan atlet potensial untuk tingkat yang lebih tinggi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *