Sinergi Pemda dan TNI-Polri, Konflik Antar Dusun di Huamual Diselesaikan  

banner 120x600

Piru,Kilasnusantaranews.com – Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M. menghadiri dan memberikan arahan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Penyelesaian Pertikaian antara masyarakat Dusun Ani dan Dusun Tanah Goyang RT 06 Pawae, Desa Lokki, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, Senin (23/03/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat dipimpin oleh Sekretaris Daerah Leverne Alvin Tuasuun, S.P., M.Si, dengan kehadiran Bupati Seram Bagian Barat Ir. Asri Arman, M.T., unsur TNI-Polri, DPRD, Kejaksaan, Kementerian Agama, serta tokoh masyarakat, agama, dan pemuda dari kedua dusun.

Dalam arahannya, Kapolres menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H sekaligus memohon maaf lahir dan batin. Ia menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan upaya kedua untuk mendorong perdamaian yang telah menunjukkan kemajuan, meskipun masih ada oknum yang melakukan provokasi dan menyebabkan keresahan. Kapolres mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh, khususnya oleh minuman keras atau kelompok tertentu, serta untuk melaporkan setiap permasalahan kepada aparat keamanan. Proses penegakan hukum juga akan tetap berjalan dan masyarakat diminta tidak menghalangi penyelidikan.

Perwakilan dari kedua dusun menyampaikan keinginan untuk menyelesaikan konflik secara damai, menuntut penindakan tegas terhadap pelaku dan provokator, serta meminta perhatian terhadap korban termasuk bantuan biaya pengobatan. Tokoh agama dan pemerintah mengajak untuk menahan diri, menghindari provokasi, dan mengedepankan persaudaraan, sementara Pemda menekankan peran aktif aparat desa dan pengawasan terhadap peredaran minuman keras sebagai pemicu utama konflik.

Puncak kegiatan adalah pembacaan dan penandatanganan Surat Pernyataan Kesepakatan Damai. Kedua belah pihak sepakat mengakhiri pertikaian, tidak mengulangi tindakan yang memicu konflik, menjaga keamanan, menyerahkan permasalahan kepada aparat penegak hukum, mengedepankan musyawarah, mendukung penegakan hukum terhadap pelaku dan penyebar hoaks, serta memberantas minuman keras. Upaya preventif akan dilakukan melalui patroli rutin dan pengawasan aktivitas pemuda.

 

Kesepakatan juga mencakup pemberian bantuan kepada korban dan peningkatan sosialisasi kesadaran hukum. Kapolres menyampaikan apresiasi dan mengajak masyarakat untuk menjaga komitmen perdamaian.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga komitmen perdamaian ini. Jangan mudah terprovokasi dan percayakan setiap permasalahan kepada aparat penegak hukum agar tidak terjadi konflik serupa di kemudian hari,” tutup Kapolres.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *