Setelah Sempat Terjadi Ketegangan : Desa Iha dan Luhu Sepakati Komitmen Damai, Akan Diadakan Pengamanan Perbatasan dan Usut Pemicu Konflik!

banner 120x600

Piru,Kilasnusantaranews.com – Situasi ketegangan yang sempat terjadi antara Desa Iha dan Desa Luhu kini berjalan menuju penyelesaian yang damai. Kedua belah pihak bertemu dalam pertemuan penting yang digelar di Lantai 2 Kantor Bupati Seram Bagian Barat (SBB), pada Senin (30/03/2026) sekitar pukul 15.40 WIT, untuk merumuskan kesepakatan demi menjaga keamanan dan keharmonisan bersama.

Pertemuan ini dihadiri langsung oleh pimpinan daerah dan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai bentuk keseriusan negara dalam menjaga stabilitas wilayah. Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Bupati Seram Bagian Barat, Ir. Asri Arman, M.T., Dandim 1513/SBB Letkol Arh. Jaka Putra Dinda, S.H., M.Han., Kapolres SBB AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M., serta Kepala Kejaksaan Negeri Seram Bagian Barat, Anto Widi Nugroho, S.H., M.H., bersama perwakilan masyarakat dari kedua desa.

Dalam diskusi yang berlangsung, kedua pihak berhasil merumuskan sejumlah poin kesepakatan yang mengikat sebagai solusi dan pencegahan di masa depan. Komitmen utama yang disepakati adalah seluruh elemen masyarakat tidak akan lagi terlibat dalam konflik atau melakukan tindakan yang dapat memicu pertikaian baru. Kedua desa sepakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban sebagai tanggung jawab bersama.

Selain itu, disepakati pula mekanisme penyelesaian masalah di kemudian hari. Segala perbedaan atau permasalahan akan diselesaikan melalui jalur hukum yang berlaku serta musyawarah yang dikoordinasikan melalui pemerintah desa dan aparat berwenang, bukan melalui tindakan anarkis.

Langkah konkret lainnya yang disetujui adalah upaya mengusut tuntas pihak-pihak yang diduga menjadi pemicu konflik selama ini, dengan tetap menjunjung tinggi supremasi hukum. Untuk memperkuat pengamanan dan mencegah gesekan baru, kedua pihak juga menyetujui untuk mengaktifkan kembali Pos BKO (Bantuan Komando Operasi) di wilayah perbatasan antara Desa Iha dan Desa Luhu.

Merespons hasil pertemuan tersebut, Kapolres Seram Bagian Barat, AKBP Andi Zulkifli, menyampaikan apresiasi tinggi atas kesadaran kedua desa yang memilih jalan dialog dan perdamaian.

“Kesepakatan ini merupakan langkah yang sangat positif dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum kami. Kami dari Polres SBB akan terus mengawal dan memastikan setiap poin kesepakatan dapat dijalankan dengan baik,” tegas Andi Zulkifli.

Pihak kepolisian juga menegaskan tidak akan segan-segan menindak tegas siapa pun yang melanggar hukum atau berusaha memicu konflik baru. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi isu dan selalu melaporkan setiap permasalahan kepada aparat agar dapat diselesaikan secara bijak dan sesuai aturan.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi. Apabila terdapat permasalahan, segera laporkan kepada aparat agar dapat diselesaikan secara hukum dan bijak,” tambahnya.

Pertemuan ini berlangsung dengan aman dan lancar. Harapannya, kesepakatan yang dibangun ini tidak hanya menjadi dokumen semata, melainkan menjadi landasan kuat yang mampu mempererat kembali hubungan persaudaraan antara masyarakat Desa Iha dan Desa Luhu di masa mendatang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *