Berita  

Rumah Warga di Huamual Hangus Terbakar, Keluarga Duga Ada Unsur Kesengajaan

banner 120x600

HUAMUAL,Kilasnusantaranews.com — Sebuah rumah milik warga di Dusun Katapang, Desa Loki, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, hangus terbakar pada Kamis malam, 22 Mei 2026, sekitar pukul 19.00 WIT. Peristiwa itu diduga kuat akibat pembakaran oleh orang tak dikenal.

Rumah tersebut diketahui milik pasangan suami istri, Fitria Samal dan Jamblu Apiutung. Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong karena kedua pemiliknya sedang berada di gunung untuk menambang. Sementara itu, tiga anak mereka yang masih kecil diketahui sedang tidur bersama neneknya di lokasi berbeda.

Berdasarkan keterangan keluarga, api pertama kali terlihat muncul dari salah satu kamar di dalam rumah. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan melahap seluruh bagian bangunan.

“Api muncul tiba-tiba dari dalam kamar dan langsung membesar dengan sangat cepat hingga menghanguskan seluruh isi rumah,” kata salah satu anggota keluarga korban.

Cepatnya penyebaran api diduga dipicu oleh material rumah yang mudah terbakar, seperti tempat tidur, sofa, serta alas rumah berbahan perlak. Kondisi tersebut membuat api sulit dikendalikan dan dengan cepat merambat ke seluruh bagian rumah.

Keluarga korban juga menyebutkan bahwa saat kejadian berlangsung, lingkungan sekitar tengah mengalami pemadaman listrik. Karena itu, mereka menilai kecil kemungkinan kebakaran dipicu oleh korsleting listrik atau ledakan kompor, terlebih rumah dalam keadaan kosong tanpa aktivitas penghuni.

Atas dasar itu, keluarga menduga kebakaran tersebut bukan murni kecelakaan, melainkan akibat kesengajaan. Dugaan itu diperkuat oleh cepatnya kobaran api yang dinilai tidak wajar, seolah-olah ada bahan bakar yang mempercepat penyebaran api.

“Kami menduga kuat ada unsur kesengajaan. Api begitu cepat membesar seperti ada bahan bakar yang disiramkan. Ada banyak kejanggalan dalam peristiwa ini,” ujar keluarga korban.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Keluarga korban berencana melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian dan berharap aparat segera melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran serta mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *