Ambon, Kilasnusantaranews.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Maluku menyatakan keprihatinan dan keberatan mendalam atas insiden penikaman yang menimpa Ketua Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Nus Rumatora atau yang akrab disapa Ait Nus. Peristiwa yang terjadi di wilayah Bandara Langgur ini mendapat respon tegas dari pengurus pusat daerah tersebut.
Dalam Siaran Pers resmi yang dikeluarkan pada Senin (19/04/2026) dan ditandatangani langsung oleh Ketua DPD I Golkar Maluku, Umar A. Lessy, S.P., M.M., dan Sekretaris Anos Yermias, S.Sos., M.Si., partai berlambang pohon beringin ini menegaskan bahwa tindakan kekerasan tersebut adalah perbuatan melawan hukum yang tidak bisa ditoleransi.
Partai Golkar menilai insiden ini bukan hanya masalah pribadi, melainkan kejadian serius yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial dan kondusivitas daerah, khususnya di Kabupaten Maluku Tenggara.
Berikut adalah poin-poin sikap resmi yang dikeluarkan oleh DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku:
1. MENGUTUK KERAS: Partai mengutuk segala bentuk tindakan kekerasan yang terjadi terhadap kader dan pengurus partai. Tindakan kriminal ini dinilai melanggar hukum dan norma kehidupan bermasyarakat.
2. IMBAUAN KEPADA KADER: Seluruh kader Golkar di Maluku, khususnya di Maluku Tenggara, diminta untuk tetap menahan diri, tidak mudah terprovokasi, dan menjaga situasi tetap aman serta kondusif. Solidaritas diwujudkan dengan sikap dewasa, bukan tindakan yang memperkeruh keadaan.
3. TUNTAS DAN TRANSPARAN: Meminta aparat kepolisian untuk segera bekerja maksimal mengusut tuntas kasus ini, menangkap pelaku, serta mengungkap motif di balik kejadian secara transparan dan profesional.
4. JAGA PERSATUAN: Mendorong semua elemen masyarakat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, serta tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya (hoaks) di tengah situasi pemilu.
5. TETAP SOLID: Menginstruksikan seluruh struktur partai untuk tetap solid, menjaga kekompakan internal, dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat yang berwenang.
6. NILAI DEMOKRASI: Mengajak seluruh komponen untuk terus menegakkan nilai-nilai demokrasi, perdamaian, dan supremasi hukum di seluruh wilayah Provinsi Maluku.
DPD I Partai Golkar Maluku juga mengajak seluruh masyarakat di Bumi Raja-Raja untuk tetap menjaga kedamaian dan tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang dapat memecah belah persaudaraan dan kerukunan.
“Demikian siaran pers ini disampaikan. Atas perhatian dan kerja sama semua pihak, kami ucapkan terima kasih,” tutup siaran pers tersebut.
Hingga saat ini, masyarakat dan kader partai menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian untuk mengetahui motif dan dalang di balik penikaman terhadap Ketua Golkar Maluku Tenggara tersebut.(*)














