Hukrim  

Polres SBB Tangani Laka Lantas di Piru, Satu Korban Meninggal Dunia

banner 120x600

PIRU,KilasNusantaraNews.com — Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di depan Penginapan Mitra Palace, Dusun Waimetang Darat, Desa Piru, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, Rabu, 19 Agustus 2026, sekitar pukul 14.15 WIT. Satu orang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut, sedangkan dua lainnya mengalami luka-luka.

Kasihumas Polres Seram Bagian Barat, IPDA Asep Souisa, mengatakan kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha MX merah bernomor polisi DE 6161 G yang dikendarai MA, 42 tahun, anggota Polri, dan sepeda motor Jupiter Z hitam bernomor polisi DE 5525 MB yang dikendarai AL, 23 tahun, pelajar/mahasiswa. AL membonceng ES, 26 tahun, yang juga berstatus pelajar/mahasiswa.

Menurut Asep, polisi belum menyimpulkan kronologi maupun penyebab kecelakaan. Petugas masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi.

“Kronologis lengkap mengenai bagaimana terjadinya benturan antara kedua kendaraan masih dalam proses pendalaman,” kata Asep.

Ia mengatakan penyelidikan diperlukan untuk memastikan posisi kendaraan, arah perjalanan, serta kondisi sebelum dan ketika benturan terjadi. Karena itu, kronologi sementara yang beredar belum dapat dijadikan dasar untuk menentukan penyebab kecelakaan maupun pihak yang bertanggung jawab.

Dalam kecelakaan itu, AL mengalami benturan pada kepala dan dada serta cedera kepala berat. Ia sempat mendapat penanganan medis di RSUD Piru, tetapi kemudian dinyatakan meninggal dunia.

MA mengalami luka pada bagian depan wajah dan patah pada pergelangan kaki kanan. Adapun ES mengalami luka lecet pada wajah, tangan kanan, dan paha kiri. Keduanya menjalani perawatan di RSUD Piru.

Polisi memperkirakan kerugian material akibat kecelakaan tersebut mencapai sekitar Rp30 juta.

Personel Polres SBB telah mendatangi lokasi kejadian, mengamankan dan memeriksa tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi, serta mengecek kondisi korban di RSUD Piru.

Saat kecelakaan terjadi, arus lalu lintas dilaporkan aman dan lancar. Cuaca ketika itu mendung.

Asep mengimbau pengendara untuk mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas. Polisi juga meminta pengendara tidak memacu kendaraan dengan kecepatan yang membahayakan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi jalan dan pengguna jalan lain.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan,” ujarnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *