SBB, KilasNusantaraNews.com — Sejumlah rumah dan bangunan warga di Desa Patahuwe, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, dilaporkan terbakar pada Jumat malam, 11 September 2026.
Data awal yang diterima KilasNusantaraNews.com memuat 27 nama pemilik atau keterangan bangunan yang dilaporkan terdampak. Daftar tersebut masih bersifat sementara dan belum merupakan hasil pendataan resmi pemerintah maupun kepolisian.
Berikut nama pemilik rumah dan bangunan yang dilaporkan terbakar:
1. Berty Patiwalapia
2. Mm Popy Poly
3. Mm Kete
4. Naldo Sukate
5. Yepta Tanik Wele
6. Pendi
7. Jemi Belen — pondok
8. Mm Lis Aimoly
9. Ampi Latue
10. Tomas Betlora
11. Lamder Titabano
12. Prejon Upuy
13. Regen Mahuwe
14. Ibu Rut Sosale
15. Mm Ete Lumoly
16. Hendrik Katalane
17. Abfon Latue — Raja
18. Pastori Jemaat
19. Ibu Yuluana Naene
20. Selfuanus Naene
21. Tinus Upuy
22. Cak Upuy
23. Niko Upuy
24. Panyo Upuy
25. Panus Kakai
26. Simon Hehatubun
27. Yosep Upuy
Kronologi Singkat
Laporan awal menyebut peristiwa bermula sekitar pukul 16.25 WIT ketika terjadi konsentrasi massa pemuda Desa Lisabata dan Desa Patahuwe di sekitar pintu masuk Desa Patahuwe.
Situasi disebut berkaitan dengan informasi mengenai kebakaran lahan yang diduga milik warga Desa Lisabata bernama Ibe Lohy.
Sejumlah pemuda Desa Lisabata kemudian mendatangi wilayah Desa Patahuwe. Berdasarkan laporan awal, sebagian dari mereka diduga membawa parang dan tombak.
Kondisi tersebut kemudian memicu konsentrasi massa dari kedua kelompok. Pemuda Desa Lisabata dilaporkan bertahan di sekitar lokasi, sementara pemuda Desa Patahuwe berjaga di dalam desa.
Sekitar pukul 18.30 WIT, sejumlah rumah dan bangunan di Desa Patahuwe dilaporkan mulai terbakar. Hingga sekitar pukul 19.01 WIT, api dilaporkan telah membakar sejumlah bangunan.
Personel Polsek Taniwel bersama Koramil 1513-02/Taniwel berada di lokasi untuk mengantisipasi bentrokan dan menjaga situasi keamanan.
Jumlah Kerugian Belum Terverifikasi
Belum ada keterangan resmi mengenai nilai kerugian material maupun jumlah pasti bangunan yang terbakar. Informasi mengenai korban jiwa dan korban luka juga masih menunggu pendataan.
Polres Seram Bagian Barat telah dikonfirmasi mengenai peristiwa tersebut, termasuk laporan rumah dan bangunan warga yang terbakar. Namun, hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi mengenai jumlah pasti bangunan yang terbakar, penyebab kebakaran, maupun pihak yang bertanggung jawab.
KilasNusantaraNews.com akan memperbarui daftar tersebut setelah memperoleh hasil pendataan resmi dari aparat keamanan atau pemerintah setempat.
Seluruh informasi mengenai penyebab dan pihak yang diduga terlibat masih bersifat sementara sampai terdapat keterangan resmi dari aparat penegak hukum.(*)














