Hukrim  

Mengerikan! Dua Lansia Dipotong Di Waiselang Kairatu, Pelaku diduga ODGJ

Kasatreskrim AKP.Idris Mukadar,S.HI. Konfirmasi, Pelaku MS (25 Th) Menunggu Rujukan ke Ambon

banner 120x600

Kairatu, Kilasnusantaranews.com – Aksi kekerasan mengerikan terjadi di Dusun Waiselang, Desa Kairatu, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), pada Senin, 20 April 2026.

Sepasang lansia menjadi korban sabetan atau potongan benda tajam yang dilakukan oleh seorang pemuda. Kasus ini kini mendapatkan penanganan serius dari pihak kepolisian.

Menurut keterangan resmi yang disampaikan oleh Kasatreskrim Polres SBB, AKP. Idris Mukadar,S.HI,korban dalam kejadian ini adalah:

1. Bapak La Sia, Usia 73 Tahun

2. Ibu Wa Uta, Usia 60 Tahun

Keduanya merupakan pasangan suami istri yang saat ini sedang mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Kairatu akibat luka yang diderita.

Sementara itu, pelaku yang diduga melakukan penusukan/pemotongan sudah berhasil diidentifikasi dan diamankan oleh pihak berwajib.

– Inisial: MS

– Usia: 25 Tahun

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan yang diperoleh dari lokasi kejadian serta keterangan korban, pelaku diduga kuat sedang dalam kondisi gangguan jiwa atau merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

“Berdasarkan kondisi yang terlihat dan keterangan di lapangan, sementara kami menduga pelaku mengalami gangguan jiwa,” tegas . Idris Mukadar kepada media.

Kapolsek Kairatu beserta anggota diketahui sudah langsung turun ke TKP (Tempat Kejadian Perkara) untuk melakukan pengamanan dan penangkapan. Saat ini kasus sudah dalam tahap penanganan Hukum oleh Polsek Kairatu

Karena adanya indikasi kuat gangguan mental, proses selanjutnya memerlukan penanganan medis.

“Terhadap terduga pelaku (ODGJ)juga sempat melakukan upaya gantung diri setelah melakukan penganiayaan terhadap Korban, Saat ini kami sedang menunggu persetujuan rujukan untuk keputusan tindak lanjut yang kemungkinan akan dibawa ke Kota Ambon, guna mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut yang sesuai,” tambah Kasatreskrim.

Hingga berita ini diturunkan, kedua korban terus mendapatkan perawatan, sementara pelaku tetap dalam pengawasan ketat kepolisian menunggu proses rujukan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *