PIRU, Kilasnusantaranews.com – Penyelesaian pembangunan Ruas Jalan Piru–Lokki di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, melalui Dana Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2025, mulai memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus mendukung pelaksanaan berbagai program pemerintah di wilayah tersebut.
Pekerjaan jalan yang telah rampung 100 persen itu mencakup peningkatan ruas sepanjang kurang lebih 4,5 kilometer yang melintasi Dusun Tanah Goyang, Dusun Ani, Dusun Olas, dan Dusun Laala, Desa Lokki, Kecamatan Huamual. Kondisi jalan yang sebelumnya rusak dan sulit dilalui kini berubah menjadi akses transportasi yang lebih layak sehingga memperlancar mobilitas masyarakat maupun distribusi barang.
Sebelum dilakukan peningkatan, para petani di Kecamatan Huamual kerap menghadapi kesulitan membawa hasil pertanian menuju pasar. Jalan yang berlubang dan berlumpur, terutama saat musim hujan, menyebabkan waktu tempuh lebih lama, biaya angkut meningkat, bahkan berpotensi menurunkan kualitas hasil panen yang dipasarkan.
Kini, setelah ruas jalan tersebut selesai dikerjakan, distribusi hasil pertanian menjadi lebih cepat dan efisien. Kendaraan pengangkut hasil kebun dapat melintas dengan lebih mudah sehingga biaya operasional menurun dan akses petani ke pasar semakin terbuka.
Selain mendukung sektor pertanian, infrastruktur jalan yang semakin baik juga memperlancar berbagai layanan publik, termasuk distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sekolah-sekolah di wilayah Huamual. Mobil pengangkut makanan kini dapat menjangkau sekolah-sekolah dengan lebih mudah dan tepat waktu sehingga pelaksanaan program berjalan lebih efektif.
Salah seorang warga Desa Lokki, Suhardi, mengatakan pembangunan ruas Jalan Piru–Lokki telah membawa perubahan besar bagi kehidupan masyarakat. Menurutnya, akses transportasi yang semakin baik mempermudah petani dan nelayan mengangkut hasil produksi sekaligus mempercepat mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Kalau dulu kami harus berhati-hati melewati jalan yang rusak dan membutuhkan waktu lebih lama untuk membawa hasil kebun ke pasar. Sekarang jalannya sudah bagus, biaya transportasi lebih ringan dan hasil pertanian bisa lebih cepat sampai ke pasar,” ujar Suhardi.
Ia menambahkan, manfaat pembangunan tersebut juga dirasakan dalam pelaksanaan berbagai program pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis di sekolah-sekolah.
“Program Makan Bergizi Gratis juga sekarang lebih mudah didistribusikan ke sekolah-sekolah karena akses jalannya sudah baik. Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden Prabowo Subianto, karena pembangunan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Menurut Suhardi, pembangunan jalan melalui program Inpres Jalan Daerah menjadi bukti bahwa infrastruktur memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jalan yang baik tidak hanya memperlancar arus barang dan jasa, tetapi juga memperkuat akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik lainnya.
Suhardi berharap pemerintah pusat melanjutkan pembangunan Ruas Jalan Lokki–Iha–Kulur yang hingga kini masih menjadi kendala transportasi bagi masyarakat. Selain itu, ia juga meminta agar jalan-jalan lingkungan di Kecamatan Huamual yang saat ini masih mengalami kerusakan parah dapat menjadi perhatian pemerintah dalam program pembangunan berikutnya.
“Kami berharap pemerintah pusat dapat melanjutkan pembangunan Jalan Lokki–Iha–Kulur dan memperbaiki jalan-jalan lingkungan di Huamual yang kondisinya masih rusak parah. Jika akses jalan semakin baik, masyarakat akan lebih mudah membawa hasil pertanian dan perikanan ke pasar, sementara aktivitas pendidikan, kesehatan, dan perekonomian juga akan semakin berkembang,” ujar Suhardi.
Keberhasilan penyelesaian Ruas Jalan Piru–Lokki dinilai menjadi contoh bahwa pembangunan infrastruktur mampu memberikan dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Selain meningkatkan konektivitas antarwilayah, infrastruktur jalan juga mendukung efektivitas pelaksanaan program-program prioritas pemerintah serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Masyarakat berharap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Seram Bagian Barat terus berlanjut sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh warga, terutama di wilayah-wilayah yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan akses transportasi.(*)














