Berita  

Bandara Silampari Dibobol Maling, Kabel Tembaga Instalasi Listrik Dicuri, Polisi Selidiki Kasus

banner 120x600

LUBUKLINGGAU,KilasnusantaraNews.com – Aksi pencurian terjadi di kawasan Bandara Silampari, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Pelaku diduga membobol salah satu ruangan kantor di area bandara dan membawa kabur kabel tembaga instalasi listrik yang berada di dalam ruangan tersebut.

Peristiwa itu kini tengah ditangani aparat kepolisian setelah pihak pengelola Bandara Silampari melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lubuklinggau Timur.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti kapan pencurian itu terjadi. Polisi juga masih mengumpulkan keterangan dari para saksi serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap kronologi dan mengidentifikasi pelaku.

Selain itu, nilai kerugian akibat hilangnya kabel tembaga instalasi listrik tersebut juga belum diumumkan secara resmi oleh pihak bandara maupun kepolisian.

Kasus ini menjadi perhatian karena terjadi di lingkungan bandara yang merupakan salah satu objek vital nasional dengan sistem pengamanan berlapis. Dugaan pencurian di kawasan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai bagaimana pelaku dapat masuk hingga membobol ruangan yang berada di area bandara.

Sejauh ini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan mengenai dugaan jumlah pelaku maupun kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain. Penyidik masih mendalami seluruh alat bukti, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) apabila tersedia.

Pihak Bandara Silampari juga belum menyampaikan keterangan resmi terkait dampak pencurian terhadap operasional bandara. Informasi awal menyebutkan sasaran pelaku adalah kabel tembaga instalasi listrik yang berada di dalam salah satu ruangan kantor.

Masyarakat berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku dan menuntaskan penyelidikan, mengingat pencurian tersebut terjadi di kawasan fasilitas publik yang memiliki tingkat pengamanan tinggi. Penguatan sistem pengawasan dan keamanan di lingkungan bandara juga dinilai penting untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

Penulis: Andi Irawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *