Berita  

ASDP, Bank Dunia, dan Pemprov Maluku Tinjau Pulau Pombo, Dorong Penguatan Konektivitas Antarpulau

banner 120x600

AMBON,Kilasnusantaranews.com — Penguatan konektivitas dan sistem logistik antarpulau menjadi perhatian dalam kunjungan lapangan General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ambon, Hafiludin Usman, bersama tim Bank Dunia dan Pemerintah Provinsi Maluku ke Pulau Pombo. Kunjungan itu menjadi bagian dari upaya memetakan kebutuhan transportasi di wilayah kepulauan Maluku.

Rombongan meninjau kondisi Pulau Pombo dan membahas potensi pengembangan infrastruktur transportasi laut yang terintegrasi dengan rencana pembangunan daerah. Peninjauan lapangan tersebut juga diarahkan untuk memastikan rencana pengembangan transportasi dan logistik tidak berhenti pada perencanaan, tetapi sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Hafiludin mengatakan ASDP siap mendukung program strategis pemerintah, termasuk kolaborasi dengan Bank Dunia dalam memperkuat konektivitas wilayah kepulauan.

“Pulau Pombo memiliki posisi yang strategis dalam mendukung konektivitas antarpulau. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, Bank Dunia, dan seluruh pemangku kepentingan agar pengembangan infrastruktur transportasi dan pelabuhan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Hafiludin.

Menurut dia, keterlibatan Bank Dunia dalam melihat langsung kondisi wilayah Maluku menjadi momentum penting. Data dan kondisi lapangan, kata Hafiludin, diperlukan agar perencanaan pembangunan transportasi disusun berdasarkan kebutuhan riil, bukan semata-mata pendekatan dari atas.

Maluku memiliki karakter geografis sebagai provinsi kepulauan. Kondisi tersebut membuat konektivitas laut menjadi salah satu faktor penting dalam mobilitas masyarakat sekaligus distribusi barang dan jasa antarpulau.

Karena itu, penguatan sistem transportasi dan logistik dinilai tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur fisik. Ketersediaan layanan transportasi yang terintegrasi juga berpengaruh terhadap kelancaran distribusi kebutuhan masyarakat dan aktivitas ekonomi daerah.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan juga membahas potensi pengembangan infrastruktur transportasi laut di kawasan Pulau Pombo. Pembahasan diarahkan agar rencana tersebut dapat terintegrasi dengan program pembangunan Pemerintah Provinsi Maluku.

ASDP menyatakan dukungan terhadap kolaborasi lintas lembaga tersebut. Perusahaan berharap pengembangan konektivitas dapat meningkatkan kualitas pelayanan transportasi sekaligus memperkuat akses masyarakat di wilayah kepulauan.

Kolaborasi ASDP, Pemerintah Provinsi Maluku, dan Bank Dunia diharapkan menghasilkan perencanaan transportasi dan logistik yang lebih terukur. Tujuannya adalah memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di wilayah kepulauan Maluku.

Namun, rencana pengembangan tersebut tetap membutuhkan kajian lebih lanjut, terutama terkait kebutuhan infrastruktur, aspek lingkungan, kelayakan transportasi, serta manfaatnya bagi masyarakat setempat. Dengan kajian yang matang, pengembangan konektivitas diharapkan dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi Maluku.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *