Amalatu, Maluku,Kilasnusantaranews.com Anggota DPR RI Komisi V, Saadiah Uluputty, ST, menghadiri kegiatan Mae Ku Pasapuru (Mari Mengaji) Jilid 6 yang diselenggarakan di Negeri Hualoy, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, pada Senin (16/3/2026) dalam suasana bulan suci Ramadhan 1447 H.
Kegiatan keagamaan ini menjadi wujud semangat masyarakat dalam memuliakan Al-Qur’an serta memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan ini diisi dengan pembacaan 30 Juz Al-Qur’an sebanyak 33 kali khataman atau setara dengan 990 Juz, yang melibatkan masyarakat, tokoh agama, serta para pemuda di Negeri Hualoy. Acara tersebut turut dihadiri oleh Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku, Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat, Ketua TP PKK Kabupaten Seram Bagian Barat, Raja Negeri Hualoy, Raja Negeri Latu, Raja Negeri Tomalehu, para kepala dinas, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Saadiah Uluputty menyampaikan apresiasi serta ucapan selamat atas terselenggaranya kegiatan yang sarat nilai spiritual tersebut, dan juga mengambil bagian dalam membaca beberapa ayat Al-Qur’an pada sesi pembukaan. “Saya mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya kegiatan Mae Ku Pasapuru Jilid 6 di Negeri Hualoy. Kegiatan pembacaan 30 Juz Al-Qur’an sebanyak 33 kali khataman atau 990 Juz ini menjadi bukti semangat masyarakat dalam memuliakan Al-Qur’an, khususnya di bulan suci Ramadhan,” ujar Saadiah.
Ia menilai kegiatan seperti ini sangat penting dalam menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, sekaligus mempererat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Selain menghadiri kegiatan tersebut, dalam kesempatan yang sama Saadiah Uluputty juga menyerahkan bantuan Al-Qur’an serta secara simbolis bantuan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kepada masyarakat. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program aspirasi Saadiah Uluputty di Komisi V DPR RI yang bertujuan membantu masyarakat dalam melakukan perbaikan rumah agar menjadi lebih layak huni.
“Semoga bantuan ini dapat membantu masyarakat dalam memperbaiki rumahnya agar menjadi lebih layak huni. Kita terus berupaya memperjuangkan berbagai program dari pemerintah pusat agar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Maluku,” tambahnya.

Terakhir, Saadiah berharap kegiatan Mae Ku Pasapuru dapat terus dilaksanakan dan menjadi tradisi keagamaan yang memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. “Semoga kegiatan ini terus memperkuat kecintaan kita kepada Al-Qur’an serta membawa keberkahan bagi masyarakat Negeri Hualoy,” tutupnya.(*)














