SERAM UTARA BARAT,Kilasnusantaranews.com — Deputi Bidang Fasilitasi dan Sinergi Pembangunan Badan Pengaturan (BP) BUMN, Hambra Samal, secara resmi menutup rangkaian kegiatan Relawan Bakti BUMN 2026 di Negeri Saleman, Kecamatan Seram Utara Barat, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Rabu malam, 19 Agustus 2026.
Kegiatan yang berlangsung sejak 16 Agustus 2026 itu merupakan kolaborasi insan BUMN yang dipimpin PT Pegadaian bersama Danantara. Selama empat hari, sembilan relawan dari berbagai latar belakang BUMN menjalankan sejumlah program pengabdian masyarakat berbasis prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Dalam sambutan penutupan, Hambra mengapresiasi dedikasi para relawan dan sambutan masyarakat Negeri Saleman. Sebagai putra daerah Maluku, dia mengatakan program tersebut tidak semestinya dipandang sekadar kegiatan seremonial.
Menurut Hambra, kehadiran relawan BUMN di wilayah kepulauan dan pesisir merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat pembangunan secara langsung kepada masyarakat.
“Program Relawan Bakti BUMN bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di wilayah kepulauan dan pesisir,” kata Hambra dalam acara penutupan.
Sejumlah program dijalankan selama kegiatan berlangsung. Di sektor pendidikan, relawan menggelar Kelas Nusa Cita di SDN 253 Maluku Tengah dan SMKN 7 Maluku Tengah.
Kegiatan pendidikan itu antara lain diisi dengan Sea English Fun Class, metode Pohon Cita-Cita, serta kampanye mengenai pentingnya makanan sehat dan bergizi bagi anak sekolah.
Di sektor infrastruktur, relawan melakukan perbaikan dan pengecatan sejumlah fasilitas umum. Area dermaga wisata dan gedung SDN 253 menjadi bagian yang mendapat perhatian untuk menciptakan ruang publik dan lingkungan belajar yang lebih nyaman.
Program juga menyasar penguatan ekonomi masyarakat melalui pelatihan UMKM Berdaya. Warga didorong mengembangkan potensi produk khas daerah, salah satunya sirup pala, agar memiliki nilai tambah dan dapat meningkatkan ekonomi keluarga.
Selain itu, relawan bersama masyarakat melakukan aksi pelestarian lingkungan melalui transplantasi koral atau terumbu karang di perairan Negeri Saleman.
Kepala Pemerintahan Negeri Saleman, Muhammad Ali Arsyad Makatita, yang diwakili Sekretaris Negeri Saleman Ramli Laluhun, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Relawan Bakti BUMN.
Menurut Ramli, kegiatan tersebut memberikan dampak langsung terhadap penataan ruang publik dan kebersihan lingkungan negeri.
“Kehadiran para Relawan Bakti BUMN sangat berkontribusi langsung pada penataan ruang publik dan kebersihan desa kami. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut demi kemajuan masyarakat pesisir di Pulau Seram,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan tokoh pemuda Seram Utara, Masyuri Maswatu. Dia menilai kegiatan tersebut menunjukkan bentuk kehadiran BUMN di tengah masyarakat.
“Ini adalah bukti kehadiran negara lewat BUMN sebagai tanda cinta kepada negeri,” kata Masyuri.
Penutupan Relawan Bakti BUMN 2026 di Negeri Saleman turut dihadiri anggota DPRD Maluku Tengah Ardiansyah Makatitta serta masyarakat Negeri Saleman.
Rangkaian kegiatan itu menjadi bagian dari upaya mempertemukan program tanggung jawab sosial BUMN dengan kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan, tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan pelestarian lingkungan.(*)














