Sumpah Pemuda ke-98, Kapolres SBB Tekankan Persatuan dan Pelayanan Humanis

banner 120x600

PIRU, KilasNusantaraNews.com – Kapolres Seram Bagian Barat (SBB), AKBP Refindo Pradikta Rulando, menekankan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat kepedulian sosial, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026.

Penegasan itu disampaikan melalui amanat Kapolda Maluku, Irjen Pol. Suwondo Nainggolan, yang dibacakan Kapolres saat memimpin upacara peringatan Sumpah Pemuda di Lapangan Upacara Polres SBB, Rabu, 28 Oktober 2026, pukul 07.46 WIT.

Upacara tersebut mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati Pemuda untuk Indonesia” dan diikuti para pejabat utama serta personel Polres SBB dari berbagai satuan fungsi.

Dalam amanatnya, Kapolda Maluku mengingatkan bahwa Sumpah Pemuda tidak semestinya berhenti sebagai peringatan seremonial tahunan. Nilai persatuan, tekad, dan pengorbanan yang terkandung di dalamnya harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bagi institusi kepolisian, nilai-nilai tersebut berkaitan langsung dengan pelaksanaan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama di tengah dinamika sosial yang berkembang di Maluku.

Personel Polri diharapkan tidak hanya menunjukkan patriotisme melalui simbol dan upacara, tetapi juga melalui tindakan konkret dalam melindungi masyarakat, mencegah gangguan keamanan, serta menjaga hubungan persaudaraan antarkelompok warga.

Amanat tersebut juga menyoroti sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian serius, antara lain premanisme, penyalahgunaan narkoba, pertikaian antarwarga, dan berbagai bentuk gangguan keamanan lainnya.

Namun, ketegasan dalam penegakan hukum, menurut amanat tersebut, perlu berjalan seiring dengan pendekatan yang humanis. Polisi diharapkan hadir bukan semata-mata sebagai aparat penegak hukum, melainkan juga sebagai pihak yang bersedia mendengarkan keluhan, memahami kesulitan, dan membantu masyarakat mencari solusi atas persoalan yang dihadapi.

Pendekatan itu dinilai penting untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Prinsip “Polisi Bersama Masyarakat” perlu diterjemahkan melalui pelayanan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepentingan warga.

Di Maluku, upaya merawat persatuan juga perlu bertumpu pada kearifan lokal. Nilai Pela Gandong dan filosofi “Potong di Kuku Rasa di Daging” menjadi pengingat tentang pentingnya solidaritas, persaudaraan, serta kepedulian terhadap penderitaan sesama.

Selain tantangan keamanan konvensional, perkembangan teknologi digital turut menjadi perhatian. Kejahatan siber, perjudian daring, penyalahgunaan narkoba, dan penyebaran informasi bohong atau hoaks disebut sebagai persoalan yang berpotensi merugikan masyarakat, khususnya generasi muda.

Karena itu, personel Polri dan generasi muda didorong untuk meningkatkan literasi digital, menggunakan media sosial secara bijak, serta memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya. Sikap kritis terhadap informasi dinilai penting untuk mencegah kesalahpahaman yang dapat berkembang menjadi konflik sosial.

Dalam amanat yang sama, Kapolda Maluku menyampaikan apresiasi kepada personel Polri yang telah menunjukkan dedikasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Apresiasi itu diharapkan menjadi dorongan untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, dan memberikan pelayanan terbaik.

Upacara peringatan berlangsung khidmat. Rangkaian kegiatan meliputi pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, pembacaan keputusan Kongres Sumpah Pemuda, serta menyanyikan lagu “Bangun Pemuda Pemudi” dan “Satu Nusa Satu Bangsa”.

Melalui peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Polres SBB menegaskan komitmennya untuk menjaga kondusivitas kamtibmas, memperkuat persatuan, dan mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Tantangannya adalah memastikan semangat patriotisme, kegigihan, dan empati tidak berhenti dalam amanat upacara, tetapi benar-benar tercermin dalam perilaku setiap personel saat menjalankan tugas sehari-hari.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *